Serious Enough Problem, I think

Rabu, 18 Mei 2010


Yak. Hari ini rasanya kami mendapatkan sebuah masalah yang cukup pelik. Masalah yang terjadi di antara kami berempat.
Sebenernya sih masalah ini cuma terjadi di antara Gama dan Icha, Tapi kan otomatis dua orang sisanya jadi ikut keseret juga.


Jujur gue juga belum paham banget alur sebenernya masalah ini. Gue baru denger cerita dari satu pihak, makanya gue belum bisa ngambil kesimpulan siapakah yang patut dipersalahkan.
Yah, maksud 'dipersalahkan' di sini bukan dipersalahkan secara negatif gitu. Maksud 'dipersalahkan' di sini adalah siapa yang harusnya lebih bertanggung jawab.
Secara, kalo kita udah tahu masalah dengan sudut pandang dari kedua belah pihak 'kan otomatis kita bisa memandang masalah itu dengan lebih jelas dan gak berat sebelah. Jadi kita pun bisa bersikap adil ketika berperan sebagai penengah.
(Aih, sok mau jadi penengah. padahal ngurus diri sendiri aja belum bener.
:p)



Perlu diketahui, Yang terlibat masalah ini ada dua orang, yaitu Si Laki-laki dan Si Perempuan plus satu orang lagi, yang mana adalah si sumber masalah kalo boleh gue sebut begitu. Dan tadi Si Perempuan bilang ke gue kalo dia sakit hati banget sama si cowok dan berniat bakal cuek-cuekin abis si cowok + Si Sumber besok.
Tetapi, yang gue tau, selama gue kenal si cewek hampir selama setaun, si cewek ini tuh gak bisa sama sekali sama yang namanya jauh dari si cowok.
Mau marah kayak apa juga pasti nantinya balika lagi kayak biasa.


Jadi gue ragu-ragu dia bakal bisa marah beneran walaupun itu kata sakit hati udah keluar.
Yah, Kita liat saja nanti. Sementara ini, tetap berada di posisi aman dulu tanpa berpihak ke salah satunya.
I think, its a the best choice for this time.


* * *

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top