Hujan 500.000 Liter *sotoy

Hari ini, karen flu *lumayan* parah yang mendera gue, membuat gue segan untuk jalan-jalan sepulang kuliah dan berniat menjadi anak baok yang langsung pulang kerumah selesai kuliah. Bahkan tadi gue harus menolak ajakan ke rumah inuy, sebagai pengganti acara kumpul jurnalis yang batal gara-gara bu mantan editor terkena alergi. Hmm ..
ngomong-ngomong, cepet sembuh ya, bu mantan editor! :D
Oleh sebab yang telah disebutkan diatas, alhasil tadi gue pulang sendiri deh. Moci katanya mau main congklak di rumah om. Weleh, ada-ada aja emang itu anak.


Sampai di rumah, gue makan risol dan gatot terus lanjut solat.
Setelah melaksanakan ritual siang, sekitar pukul setengah 3 gue masuk kamar dan tiduuuuuuur ...

Kayaknya tadi gue baru tidur sebentar ketika gw terbangun karena suara petir menggelegar berkali-kali. *Serius, tadi petirnya banyak banget dan gede-gede pula*.
Mendengar suara petir berkali-kali disertai hujan deras, gue pun terbangun berkali-kali. Tapi gue pun tertidur lagi berkali-kali pula.
Sungguh, cara tidur yang aneh.


By the way, tadi itu ujannya bener-bener deres dan lama loh.
*Kayak tau aja, lo kan tadi tidur, win.*
Menurut feeling sotoy gue sih gitu, tadi tuh ujan lama dan deres banget. Plus awet pula.
Wong sampe malem aja masi diwarnai hujan rintik-rintik yang kadang-kadang deres juga kok.
Intinya, tadi itu gue bener-bener aneh. Sayang juga sih, gue ga bisa jadi saksi hidup yang menyaksikan hujan 500.000 Liter.
Karena tadi gue hanya menjadi saksi setengah idup.

* * *

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top