20 10 2010 - Rush hours

Rabu, 20 Oktober 2010.

20 10 2010
Yak. Angka yang cantik memang. Gak kalah sama 10 10 10. Walopun rada maksa juga sih, yang satu formatnya dd mm yyyy, tapi yang satu formatnya dd mm yy. Gak konsisten ini agaknya.
Tapi walaupun gak konsisten, tetep aja banyak orang yang excited menyambut hari ini. Bahkan salah satu stasiun TV swasta sampe bikin acara bertajuk tanggal hari ini segala.
Kalo dipikir-pikir memang aneh negara ini.
*Lalu apa bedanya dengan seseorang yang membuat postingan di blognya dengan judul tanggal hari itu juga deh?????????????*
Yasudah, anggaplah berbeda. Hahahahaha.

Yah, meskipun tanggal hari ini indah dan sedap dipandang, tapi tetap saja hari ini bukan hari terindah dalam hidup gue.
Apalagi dalam sejarah perkuliahan yang telah gue lalui.

Walaupun hari ini, hari kesukaan gue dimana matkul satu-satunya mulai pukul 4. Tapi ternyata harus diwarnai dengan petualangan yang menegangkan.

Sama seperti kamis di minggu kemaren yang membuat gue harus membolos (bisa dibaca disini), hari ini pun hujan turun sesaat sebelum gue mau keluar dari rumah (Ini maksudnya mau berangkat kuliah, bukan mau kabur dari rumah kayak di sinetron-sinetron loh).
Karena minggu kemaren gue udah bolos, jadi pertimbangannya, gue cuma bisa bolos sekali lagi supaya ga masuk blacklist. Dan makanya hari ini gue merasa harus masuk walopun ada aral melintang.
(Lagian ngapain juga ya itu si aral pake melintang segala?)

Jadi, hari ini walaupun ujan turun dengan lebatnya +angin bertiup kesana kemari, gue tetep kekeuh berangkat ke kampus dan turun ke jalan untuk berburu angkot dengan berbekal payung janda tentunya.
Di tempat gue berdiri nunggu angkot, bahkan anginnya makin kenceng. Udah mana tinggal 20 menit sebelum masuk dan angkot yang gue tungguin belum keliatan sama sekali batang idungnya (Yaiyalah, angkot mana punya batang idung coba).

Akhirnya, setelah beberapa menit menunggu, tu angkot muncul juga dari balik tikungan di kejauhan. Hati gue rasanya ingin bersorak dan menyambut si abang angkot yang budiman. Tapi karena waktu semakin mepet, niat itupun kuurungkan.

Begitu turun dari angkot pertama, hujan mendadak turun semakin deras dan tanpa belas kasihan. Gue pun musti berlari-lari di bawah payung janda tersayang menuju C01 yang mangkal di seberang jalan.
Untuk sementara, gue selamat sentausa di bawah naungan atap angkot yang meluncur di tengah hujan deras itu.

Tapi itu hanya berlangsung sesaat.
Karena hari ini jalan amat sangat lancar. Sungguh sangat jarang sekali terjadi.
Seneng juga sih, secara ini udah telat bener gue.
Tapi rada-rada segen juga mesti keluar dari angkot dan menembus ujan dengan berjalan kaki.

Dan kabar baiknya adalah, si 'abang angkot budiman bagian II' berenti pas banget di samping kubangan yang tentu saja membuat gue harus turun di becekan. Sungguh indah sekali memang.

Parahnya lagi, Di kampus, hujan bukannya mereda, tapi malah makin deres dan tak lupa dengan angin yang semakin kencang. Jadilah gue harus berjalan menembus badai dengan susah payah. *Yang ini agak berlebihan sih memang*.

***

Setelah beberapa saat bersusah payah berjalan di tengah angin dan hujan, akhirnya sampai juga gue di lab. Walaupun udah make payung janda yang cantik itu, tapi tetep gue masuk kelas dengan kaki basah bin becyek dan celana polkadot kena titik-titik hujan. Hiaaaa. Dan udah telat 15 menit pulak!
Beruntung ternyata pak dosen juga katanya baru dateng.

***


Akhirnya bisa juga adem ayem duduk di kelas, dengerin kuliah plus sesekali memantau chat anak-anak lewat dxdiag yang absurd bin ga jelas. Gue juga heran, sempet-sempetnya para pria-pria itu bergosip di sore hari seperti ini. Hahahah Ga ada hubungannya ya.

***

Akhirnya, kuliah selesai juga. Saat itu, pak dosen sedang sibuk memanggil nama-nama di daftar hadir istilah bekennya 'ngabsen'. Gue pun memikirkan saat yang tepat untuk menjalankan rencana mulia yang telah gue susun dengan masak.

Kemudian, ketika si bapak selesai 'ngabsen', gue pun maju untuk melaksanakan PLAN A.
daaaaaaaannn.....
...
....
.....
....... beberapa saat kemudian

Berhasil!
Akhirnya gue sukses melaksanakan rencana menglrarifikasikan ketidakhadiran gue.
Dengan alasan yang ciamik, si bapak yang baik pun memberikan tanda 'hadir' ke gue di minggu ke 3 pas gue bolos karena ujan. Hahahahahah.
Asiik!

Si Bapak emang top deh!

***

Well, makasih banyak buat yang udah sudi membaca post ini dari awal sampai akhir.
Maaf kalo agak acakadut dan random.
Haha.
Sekali lagi Trims!!!

***

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top