The Dark Deathly hallows ~

Sabtu, 27 November 2010

Kali ini saya akan mereview (lagi) sebuah film yang saya tonton beberapa hari lalu. Tepatnya pada 25  November 2010 yang di hari itu bener-bener nyempetin nonton setelah UTS meskipun jam 4 musti balik lagi ke kampus buat ngumpulin tugas Kalkulus.

Awalnya, bahkan sebelum beredar, gue emang agak kurang semangat menunggu film ini. Alasannya bisa dibaca di post sebelumnya. Apalagi karena film ini dibagi jadi 2 bagian kan. Itu bikin gue tambah gak semangat lagi.









 Sumber




Tapi makin kesini, banyak kabar beredar kalo film ini dapet rating yang cukup bagus. Itu yang membuat gue jadi tertarik untuk nonton.

So, here we go...


 

Jalan ceritanya gak perlu gue bahas lagi kali yah? Buat yang mau baca sinopsisnya, silakan baca disini.

Oke, langsung aja.
Jadi, seri ketujuh bagian pertama ini bener-bener menyajikan ketegangan mencekam.
Kesuraman suasana yang ditampilkan bener-bener bisa bikin kita merasakan kegelapan sihir hitam yang bikin merinding.
Gue harus bilang bahwa gue setuju banget sama opini seseorang yang menyatakan Sulit dipercaya bahwa 9 tahun yang lalu seri ini dimulai dengan sebuah film keluarga yang ditonton banyak anak-anak.
Haha. Tepat banget kan. Seri kali ini memang sungguh sangat tidak cocok untuk disaksikan oleh anak-anak dan rasanya ini memang bukan merupakan film anak-anak.
Everything has change.

Di sini, mereka (Harry, Ron, Hermione) harus berjuang menyelamatkan diri sekaligus berusaha memusnahkan musuh bebuyutan berhidung rata --> hampir tanpa bantuan siapapun termasuk keluarga mereka ataupun anggota orde. Dan seperti yang gue bilang tadi, ketegangan hampir ada dari awal sampai akhir film
Dan penonton bener-bener dibuat terhanyut oleh jalan cerita.

Tapi satu yang gue kecewakan adalah ketika si dobby lucu mati, suasana gak digambarkan terlalu dramatis. Scene ini cuma bikin gue sedikit terharu. Sedikit banget.
Padahal ya, pas baca novelnya gue sampe nangis sesenggukan dan berlinangan air mata di bagian ini.
Jadi ya... Agak gak seimbang aja. Kalo menurut gue, mereka seharusnya bisa menggali lebih dalam dan bisa lebih mempermainkan emosi penonton.

Yah, tapi kekurangannya cuma itu aja kok.
Lainnya sih udah oke banget.

Oh iya, satu lagi sih sebenernya. Karena di seri yang penuh kemuraman ini para tokoh gak ada satupun yang berpenampilan layak, jadi gue harus agak kecewa karena gak ada pemandangan yang bisa diliat.
Hahaha.

Tapi...
Harus gue akui kalo ini adalah film terbaik dari seri Harry Potter. Empat jempol deh pokoknya!!!!
Dan semoga part 2nya nanti gak mengecewakan.
Hopefully...
















 DH S

***

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top