Dari Hati, Untuk Para Blogger

Kamis, 16 Juni 2011

Sebagai seorang blogger, gue mau cerita sedikit tentang pengalaman gue. Dan ini juga bisa dijadiin masukan untuk para blogger di luar sana. :)
Sebelumnya, mau bilang No Offense, buat  bro dan sis blogger.

Buat gue yang lumayan suka baca, setiap kali online gue suka buka-buka dan baca-baca blog orang lain atau istilah lainnya blog walking. 
Dan Gue betah baca post orang kalo tulisan yang dia post itu unik. 
Ceritanya menarik, bahasanya gak amburadul.

Satu hal yang penting, sebelum gue memutuskan untuk membaca artikel, gue selalu liat desain blog itu dulu.
Itu yang pertama gue liat.
Karena itu Kalimat "Dont judge the book by it's cover" sama sekali tidak berlaku buat gue dalam hal ini.

Buat gue, Kalo Desainnya nyaman diliat, gue pasti akan meluangkan waktu untuk membaca isinya.
TAPI kalo desainnya udah berantakan, warna-warna dan fontnya bikin mata capek (warna nabrak-nabrak atau terlalu banyak warna yang dipakai,  Font sulit dibaca, terlalu besar atau terlalu kecil), beuh, gue udah males aja berlama-lama ada di situ.

Dan satu hal yang paling gue ga suka pada saat blog walking adalah, situs-situs yang menyediakan music player yang langsung bunyi begitu kita masuk ke situs. Apa lagi yang music playernya ngumpet dan susah dicari.
Paaling benci.
Kalo udah begitu, pasti itu blog/web langsung gue tutup.

Bukannya apa ya.
Itu memang hak semua orang mau naro widget apapun di blog milik mereka sendiri.
Mau naro jam kek, kalender kek yang notabene di Komputer kita juga udah ada (gue pun pernah melakukan ini).
Atau mau naro video/musik yang mereka suka juga terserah.

Tapi balik lagi, para blogger sekalian membuat web itu untuk ditujukan ke siapa?
Kalo ditujukan ke orang lain, kesampingkanlah dulu ego pribadi. Buatlah para pembaca nyaman dengan web kita.
Misal kita memasang sebuah lagu di blog kita yang isinya informasi (misal kesehatan) untuk orang lain. Pengunjung blog tersebut pastinya adalah masyarakat umum yang berasal dari daerah berbeda. Bisa dari kota atau desa. Bisa dari daerah pegunungan atau pantai. Dan Selera musik mereka belum tentu sama.

Bisa jadi lagu itu memang lagu kesukaan si pemilik blog/web dan beberapa pembaca. Tetapi belum tentu lagu itu disukai oleh yang lain.

Dan tidak semua orang bisa membaca dengan banyak suara di sekitar mereka.
Beberapa hanya bisa membaca dengan baik di tempat yang tenang, tanpa ada suara apapun.
Jadi, cobalah lihat segmentasi yang menjadi tujuan blog anda dan pahamilah mereka. Cobalah meletakkan widget yang tepat sesuai dengan tema blog anda serta sesuai dengan segmen yang dituju.
Sebagai contoh:
Jika anda memasang widget musik band/penyanyi A di web yang mengulas tentang band/penyanyi A tersebut, itu baru tepat. Karena pengunjung blog tersebut kebanyakan pasti menggemarinya.

Tapi jika anda meletakkannya di blog pribadi anda yang berisi pengetahuan atau kisah pribadi, saya katakan, itu relatif tidak cocok.

***

Well, itu hanya curhatan sekaligus masukan dari saya untuk para blogger lainnya.
Semoga bisa diterima dan saya menekankan di sini saya tidak ada maksud untuk menyinggung pihak manapun.
Jadi saya memohon maaf apabila ada pihak yang tidak senang akan tulisan saya.

Sekali lagi, No offense.
Semoga bermanfaaat.

***

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top