First Day UAS on 4th Semester - Orkom

Senin, 28 Juni 2011


Yak. UAS pertama telah dimulai.
Karena jadwal ujiannya jam 4 sore, maka pagi sampai siang gue masih bisa santai belajar dan santai dalam arti sebenarnya juga.
Gue sih belajar yang ada di catetan gue, berbekal kisi-kisi dari pak dosen tersayang.


Sementara gue berusaha ngertiin yang ada di catetan gue, di internet (FB KU actually) beredar soal plus jawaban dari kisi-kisi yang dikasih pak eko.
Dan pas gue liat, soal itu sangat ribet. Seiring sejalan dengan jawaban yang dipost oleh putu, sangat ribet. Jadi gue cuma baca sekilas.
Lagian gue juga mikirnya itu kan soal KU, apa iya sama?
Karena soal itu diluar kepercayaan gue, maka ga terlalu gue gubris.
Gue pun kembali berkutat dengan materi gue.

***


Jam 4 sore, ketika soal ujiannya dihadapkan di depan muka gue.
gue pun membaca soal itu dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Dan Lo tau? Ternyata soal yang ada di depan gue sekarang adalah soal yang dari kemaren beredar.
Soal yang sama. Bener-bener sama. Nomor 2, 3, 4 kalo ga salah.
Yak. Sungguh kampret.


Bener-bener mengulangi UAS semester II deh.
Karena tadi siang gue cuma baca dikit X( , jadi gue hanya menulis yang gue inget. Dan yang gue inget pun cuma seipriiit.


Untuk menuhin kertas, soalnya pun gue tulis ulang. Mantap!
Inilah mereka:



       No 1. Soal plus jawaban yang sebelumnya sempet gue baca sedikit.

Mungkinkah suatu algoritma dapat dibuat untuk mengatasi “control  hazard” agar suatu mikroprosesor  yang memakai sistem pipeline memiliki kinerja yang lebih baik ?  Berikan penjelasan  untuk jawaban anda !

 Jawaban Putu: 
penerapan teknik pipeline pada prosesor DLX dapat meningkatkan kinerjalkecepatan prosesor tersebut. Pada implementasinya, teknik pipeline tidak dapat diterapkan secara penuh karena timbulnya hambatan yang disebut dengan risiko pipeline (pipeline hazards) yang terdiri dari: data hazard, structural hazard dan control hazard. Dengan terjadinya hazard, maka kinerja yang dicapai oleh pipeline sulit untuk mencapai kondisi ideal, karena prosesor harus melakukan pipeline stall, yaitu satu atau beberapa tahap pipeline harus dihentikan.

Kendala yang terdapat pada risiko kendali (control hazard) adalah kesulitan untuk menentukan kontrol berikutnya pada saat terjadi pencabangan. Hal ini berkenaan dengan pengubahan nilai PC untuk menunjukkan instruksi berikutnya yang akan dieksekusi. Dengan adanya control hazard, maka ada satu tahap atau lebih yang dihentikan.

Untuk mengatasi masalah ini, salah satu algoritma yang sering digunakan adalah algoritma untuk memprediksi terjadinya pencabangan yang disebut dengan branch prediction algorithm (algoritma prediksi pencabangan). Algoritma ini merupakan salah satu usaha untuk memprediksi terjadinya pencabangan pada instruksi pencabangan.

Tulisan ini merupakan analisis yang mengevaluasi penerapan branch prediction algorithm untuk mengatasi control hazard yang terjadi pada pipeline prosesor dlx. Pengujian dilakukan pada beberapa aplikasi dengan mengujinya pada dlxsim. Hasil pengujian menunjukan bahwa algoritma ini cukup efektif untuk mengatasi control hazard akibat instruksi

Jawaban Gue:
Mungkinkah suatu algoritma dapat dibuat untuk mengatasi “control  hazard” agar suatu mikroprosesor  yang memakai sistem pipeline memiliki kinerja yang lebih baik ?
Mikroprosessor yang menggunakan sistem pipeline dapat mengalami 2 macam hazard (padahal sebenernya ada 3) yang salah satunya adalah control hazard. Control Hazard yaitu kesulitan untuk menentukan kontrol berikutnya pada saat terjadi pencabangan dapat diatasi dengan membuat sebuah algoritma sebagai solusinya. 
Maka, pembuatan algoritma untuk mengatasi control hazard sangat mungkin dilakukan.

Pertanyaannya aja udah 'mungkinkah', berarti jawabanya pasti antara mungkin dan gak mungkin dong. Makanya gue jawab sangat mungkin. *apa banget dah ya ini*.


No. 2
Buat gambar diagram pewaktuan untuk sistem pipeline yang menerapkan Teknologi Hyperthreading pada dua abuah aplikasi, yaitu aplikasi A dan B.  Pada Aplikasi A terdapat instruksi pencabangan pada thread/instruksi ke 25, pencabangan menuju thread/instruksi ke 505 (hanya ada satu instruksi pencabangan); sedangkan pada aplikasi B terdapat instruksi pencabangan pada thread/thread ke 30, pencabangan menuju thread/instruksi ke 505 (hanya ada satu instruksi pencabangan); . Ketentuan yang diterapkan adalah dalam satu thread terdiri dari satu instruksi, dan tahapan pipeline adalah sebagai berikut:                                    
FI = Fetch Instruction;
DI = Decode Instruction;
CO = Calculate Operand                    
FO = Fetch Operand;  
EI  = Execution Instruction; 
WO = Write Operand


Yang ini gue cuma inget ada gambar tabel tanpa merhatiin isinya.
Pas Ujian, gue skip soal ini dan lanjut ke soal nomor tiga.
Dan di akhir-akhir baru deh gue tulis-tulis.
Akhirnya di kertas jawaban, gue cuma bikin 2 tabel dan gue isi FI, DI, CO, WO, FO, EI  dan gambar garis-garis di dalamnya.
Udah.


No. 3
Jelasin antara SMP dan NUMA
Yang ini sih jawaban gue bisa dibilang mengarang indah juga.
Kan diminta persamaan dan perbedaan, maka gue nulis persamaan dan perbedaan yang bocah SD pun bisa tau kalo liat gambarnya.

Gak perlu gue tulis kali yah. Masalah harga diri nih soalnya. :p


***

Huahahahahahhahaahahha.
Pokoknya Kalo inget jawaban gue lagi tuh kayak bener-bener pengen ngakak.

Beneran tanpa bantuan apapun dan siapapun.
Entah juga hasilnya kayak apa. Haha.

Yang penting usahanya ya ga sih?
Kalo yang keluar yang aneh-aneh macem gini ya apa boleh buat.
Tapi kalo IP turun gara-gara kejadian kayak gini lumayan nyesek juga sih  ya....
Yah, semoga aja engga.

Jadi sekarang Pasrah aja deh.
Hahahaha.

Semangat!
Nilai UTS dan tugas, bantu aku ya..... °\(^^)/°


NB:
Oh ya, karena gue liat ternyata banyak yang tersesat ke posting ini (saat sedang galau ORKOM gue yakin), rasanya gue harus meluruskan, bahwasanya jawaban yang gue post di sini belum bisa dipastikan kebenarannya. Baik jawaban si putu maupun jawaban gue (Jawaban gue lebih diragukan lagi. Musrik kalo lo percaya. :)) ).
Jadi, karena gue gamau lebih banyak lagi yang tersesat seperti gue, sebelum memakai jawaban yang gue posting diatas sebagai bahan referensi, lebih baik cari info lain dulu.
Yah, kalo udah kepepet sih monggo, gunakan aja...
:p

***

CONVERSATION

6 COMMENTS:

  1. nyasar.com :) btw thanks 4 all

    BalasHapus
    Balasan
    1. you're welcome.
      Kalo salah tolong kasih tau ya. :p

      Hapus
  2. kayanya dosen kita sama niy sist...ini yang lagi gw alami.. :'(

    BalasHapus
  3. sepertinya dosen kita sama niy sist...ini yang lagi gw alami skr..ngerjain uas dari pagi smp mlm di kampus tercinta... :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe bisa jadi sis.
      tapi kalo saya waktu itu uasnya cuma 2 jam ajah :D

      Hapus
  4. kasian banget cuma 2 jam ^_^'
    berarti setelah itu bapaknya instropeksi tuh, makanya sekarang uas nya take home.
    btw, sering2 share bahan kuliah ya...:)

    BalasHapus

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top