TheAbsurdBungaTidurStory

Kamis, 16 Agustus 2012


Padahal gw udah nonton inception dan tau cara untuk ngebedain mimpi dan kenyataan. Tapi ga pernah dipraktekin. Ga pernah sadar kalo lagi mimpi. *Pukul-pukul kepala*

Buat yang belum tau, kita bisa mengetahui kita sedang berada di dalam mimpi atau bukan, hanya dengan cara mengingat-ingat bagaimana cara kita bisa sampai di tempat itu.
Menurut Mr. Cobb, kalo kita bisa mengingat dengan jelas bagaimana kita bisa sampai di lokasi tempat lo berada (entah itu jalan kaki, naik ojek, naik delman atau bahkan naik elang) dan ingat detil jalan menuju ke tempat itu, berarti lo sedang tidak berada di alam mimpi dan begitu pula sebaliknya.
Di alam mimpi, lo ga akan bisa ingat perjalanan ke scene pertama. Tau-tau aja nongol di suatu tempat. Ya kan?
Lalu sebagian besar baru sadar bahwa itu mimpi, ketika terbangun. << buat diri sendiri sih sebenarnya.

***

Yah begitulah. Biarpun tau teorinya, tetep aja gw terlalu bloon untuk menyadari bahwa gw sedang bermimpi.
Selalu dan selalu begitu.
Dan setiap kali, mimpi gw semakin bertambah absurd.

Walaupun belom pernah (atau ga pernah inget) mengalami mimpi bertingkat-tingkat sih.


Dan gw jadi inget mimpi semalem.
Entah bagaimana tau-tau gw ngeliat sikat gigi gw yang warna oren jatoh ke lantai kamar mandi dan terlantar.
Ga tau siapa yang ngejtohin, ga ada yang bantuin ngambil, dan ga ada yang ngasih tau juga.
Anehnya gw juga ga segera menyelamatkan itu sikat gigi. Gw malah melengos gatau mau kemana.

:(( Sepertinya diingatkan untuk segera mengganti sikat gigi.

Sebenernya masih banyak lagi mimpi-mimpi absurd di malam-malam sebelumnya. Tapi sepertinya ga perlu saya ceritakan semuanya secara detil di sini bukan begitu bukan?
Eh? Apa perlu?

***


Karena kita cepat sekali melupakan mimpi, setiap kali bermimpi aneh-aneh, biasanya gw sering mencatat jalan ceritanya.
Karena kalo ga begitu, beberapa menit kemudian gw ga akan ingat lagi mimpi gw apa.
Ternyata benar sekali fakta tentang mimpi di bawah ini:

Dalam 5 menit setelah kita terbangun dari mimpi, setengah dari mimpi yang kita alami akan terlupakan. Sedangkan dalam 10 menit, 90% mimpi tersebut telah terlupakan.

Jadi, dengan mencatatnya, gw bisa mengingat-ingat mimpi yang pernah gw alami. :p
Kurang kerjaan?
Biarin!


Eh ngomong-ngomong, boleh ga sih cerita-cerita ke orang lain tentang mimpi?
Gapapa kali yah. Mimpi itu kan bunga tidur.
Lagian udah terlanjur juga. :p

***


CONVERSATION

2 COMMENTS:

  1. "Tidaklah seorang menceritakan mimpinya kecuali yang baik. Jika seorang bermimpi yang baik maka hendaklah dia menceritakannya dan jika dia bermimpi selainnya maka katakanlah kebaikan atau diam"
    " Dan janganlah seorang yang bermimpi buruk kemudian menafsirkannya dengan kalimat jangan-jangan begini atau begitu"


    http://blog.re.or.id/makna-sabda-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-mimpi-seorang-mukmin-bagian-dari-nubuwwah.htm

    http://www.daaruttauhiid.org/konsultasi/list/2

    BalasHapus
    Balasan
    1. :o
      Berarti kalo mimpinya bagus, gw boleh cerita2.
      Jadi anggap aja mimpi diatas itu bagus ya. Hahaha.

      derimakasi...

      Hapus

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top