The Tale of Ember Boy

Minggu, 27 Januari 2013



Kemarin, di perjalanan pulang dari Plangi, cicil dan pipit masing-masing berkisah pengalaman mereka soal cowok (maap) ember. Cicil berkisah tentang (sebut saja) A dan pipit bercerita tentang (sebut saja juga) B. Mereka kecewa ketika si A dan si B (fyi yang udah mereka kenal baik) itu ternyata tega nyeritain rahasia mereka ke orang lain. :(


Ternyata spesies cowok semacam itu belum juga punah ya.

Menurut gw ya cowok-cowok seperti mereka itulah yang termasuk ke dalam kategori ember.
Pendeknya, laki-laki yang suka cerita macem-macem (yang ga seharusnya diceritain) ke orang banyak.
Mungkin maksud hati cuma mau sharing atau curhat, tapi ujungnya malah membeberkan hal buruk, aib, atau kejelekan orang lain yang tentunya sebenernya musti dirahasiakan.
Apalagi kalo udah menyangkut privacy.
Sudah sepantasnya seseorang menyimpan rapat-rapat hal yang menyangkut Privacy orang lain. Lagipula bukankan semua orang tahu bahwa rahasia itu adalah amanah yang seharusnya dijaga dengan baik? Kalo rahasia tersebut malah dibongkar-bongkar, bukankah namanya mengkhianati kepercayaan?

Padahal kodratnya (menurut gw) cewek lebih bawel dan ember dibanding cowok. Tapi kenapa gw yang seorang perempuan bisa menyimpan rahasia sedangkan laki-laki malah ga bisa?

Well, yang bener sih buat cewek maupun cowok, dua-duanya harus bisa menjaga mulutnya yaa. :-s


***

Walaupun gw ga cerita ke mereka, sesungguhnya di masa lampau gw juga pernah punya pengalaman bersama seekor cowok ember. Sebut saja C. (Demi masa depan orang ini, maka identitasnya akan dirahasiakan. Cukup gw dan Allah aja yang tau. :p)
Intinya sama, dia juga nyeritain hal buruk tentang gw ke orang lain. :v
Walaupun hal yang dia ceritakan ini sebenernya ga buruk-buruk amat dan cuma berkisar seputar kemalangan dia dan kejahatan yang telah gw lakukan ke dia (yang dia ceritakan itu juga sebenernya belum bisa dipastikan kebenarannya karena cuma berdasarkan sudut pandang dia. See?) yang sebenernya gw juga udah lupa detilnya, tapi tetep aja bikin kekiiii~
Super keki.

Bukannya gw cuma mau dipuji-puji dan diomongin tentang yang baik-baik doang, tapi siapa sih yang ga kesel diomongin di belakang? Apalagi yang jelek-jelek (dan ga bener).
Siapa yang ga kesel?
Siapa?
Siapa?
Gw mana pernah jelek-jelekin orang itu?
Mana pernahhhh????

***

Yea, sama kayak cicil, gw pun juga jadi ilfil sama si C. Malah mungkin lebih ilfil dari cicil ke ilfil ke si A deh. Super ilfil, bahkan sampai detik ini. Padahal kejadiannya udah lamaaaaa banget. Ya kira-kira tahun 400 SM.

Well, ilfilnya gw sih memang ga ngaruh banyak ke dia, gw juga ga bales dendam dengan mencerita-ceritakan hal buruk yang pernah dia lakukan dan kejelekan dia ke orang-orang. Selain gw ga pernah inget-inget kejelekan orang (siap-siap ditimpuk), gw juga ga pingin jadi seperti orang yang gw sendiri ga suka. Kalo gw cerita-cerita juga berarti gw sama embernya kayak dia dong? :p
Masa gw ngatain orang ember, terus gw sendiri ternyata ember juga. Gak lah yaw~ (mendadak ketauan umurnya).

By the way, gw ilfil  bukan berarti gw ga mau maafin orang itu loh ya. Sebenernya gw udah maafin keemberan si C itu kok. Tapi memaafkan kan bukan berarti melupakan. :p
Karena selain memang ga bisa melupakan masalah ini, gw juga merasa gw harus ingat orang-orang yang ga bisa gw percaya untuk mengingatkan gw agar mawas diri dan ga sembarangan cerita sesuatu ke orang lain. Gw cuma ga pingin kejadian sebelumnya terulang lagi. :p

Just trying to stay away and keep my secret from that kind of person.

***

Well, semoga kalian bisa memetik pelajaran dari pengalaman gw ini.

Buat cowok-cowok, tolong hati-hati ya. Banyak loh cewek-cewek yang ga suka tipe cowok ember.... :p
Ga cuma cowok doang sih. Cewek pun ga boleh ember. Termasuk gw juga. Hehe. :)
Percaya sama gw, ga ada untungnya jadi orang ember.
Hahaha




NB: Gw belum menemukan padanan kata yang lebih pas dibanding ember. Kalo nanti gw menemukan kata yang pas dan lebih halus, post ini akan diupdate.







Thanks for reading. :)



Gambar diambil dari sini


CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top