Thailand Trip 2017 - Part 1 : Ramkhamhaeng Street


Day 1
19 Sep 2017



Kami mendarat di Bangkok dengan sukses sekitar pukul 4.30
Karena kita berdua hanya bawa satu tas, jadi bisa langsung melenggang keluar tanpa harus menunggu proses baggage claim yg super lama.

Begitu  keluar dari gate cukai, kita langsung mampir ke booth Dtac untuk beli sim card. Di don mueang sebenarnya ga cuma ada booth dtac aja tapi ada juga provider lain. Tapi entah kenapa booth dtac ini adalah yg paling ramai. Jadi kami ikut-ikutan antre di kios mereka.
Jika kita beli sim card di bandara, mereka akan langsung menawarkan paket turis dengan masa aktif yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan. Ada paket 3 hari, 7 hari, dan 8 hari. Kami memilih simcard dengan unlimited internet untuk 7 hari seharga 259 baht. Setelah proses transaksi, petugasnya akan minta passport dan ponsel kita lalu mereka akan bantu untuk pasangkan dan menyetting simcardnya. Kita tinggal menunggu sampai passport dan hp kita dilambai-lambaikan. Jangan lupa cek kembali passportnya agar tidak tertukar.

***

Jika kalian mau naik taksi dari bandara, ingatlah untuk mencari exit 8 karena di sana terdapat antrian taksi resmi bandara. Kemarin kami salah keluar di exit 3 dan taksi-taksi di sana ga akan mau pakai argo. Beberapa taksi yang aku tanya, mereka minta 500 baht (Rp 200k) begitu aku menyebutkan tempat tujuan.


Sebenarnya dari DMK kita bisa naik Shuttle bus ke stasiun BTS. Tinggal keluar di exit 6, lalu cari bus nomor A1 atau A2 dengan keberangkatan setiap 20 menit. Perjalanan Naik bus sekitar 20-25 menit sampai di Mo Chit, lalu kita bisa sambung dengan BTS Skytrain atau sambung masuk ke MRT Chatuchak Park Station menuju pusat kota. Sayangnya hotel pertama kami letaknya cukup jauh dari stasiun BTS dan MRT. Jadi pilihan ini dirasa kurang efisien.

Akhirnya kami memberanikan diri untuk order uber car. Tarifnya ternyata cuma 300 baht.
Tanpa menunggu lama, mobilnya datang. Ternyata kita dapat driver yang asik dan bahasa inggrisnya lumayan jago. Dan yang paling penting, dia juga tau jalan. Walaupun jalanan kota bangkok macetnya ga santai, tapi dia dengan sabar tetap mengantar kita ke tujuan dan dengan sabarnya mencarikan jalan yang lebih sedikit macet. Walaupun ga begitu ngaruh sih, karena di mana-mana sama macetnya.

Akhirnya kita Sampai di hotel sekitar jam 6 sore. Hotel pertama kami adalah ...



Regent Ramkhamhaeng 22

Hotel ini adalah hotel muslim yang berada di lingkungan muslim juga. Sebenernya sih aslinya tempat ini adalah sebuah apartemen yang dialihfungsikan menjadi hotel. Karena itu kamarnya luaassss banget. Sebagai contoh, Kamar yang kita pesan (tipe Superior), luasnya 40 meter persegi.
Tapi sungguh worth it karena harganya cuma 330ribuan include tax dan udah dapat sarapan!


Minusnya, Sebenarnya Lokasinya agak jauh dari pusat kota. Dan dari stasiun MRT terdekat jaraknya sekitar 2 KM-an.

Lalu Kenapa aku memilih hotel ini?
Lebih tepatnya cari aman sih..

Karena hotel ini punya in house halal restaurant. Jadi rasanya ga akan susah untuk cari makanan halal kalau-kalau kita ga bisa nemu makanan di luar.
Tapi ternyata selama 2 hari menginap di hotel ini, kami ga perlu makan di resto hotel (kecuali sarapan). Karena di sekitar hotel banyaaaak banget kios-kios makanan halal.

Selesai check in dan istirahat sebentar, kita langsung keluar untuk melihat lingkungan sekitar. Ga sabar banget untuk berburu makan malam. Rencananya kita mau ke Big C Huamark Town Center yang ada di seberang jalan, lalu ke Pasar Malam di sebelah Universitas Ramkhamhaeng.

Untuk menuju Big C kita tinggal nyebrang menggunakan jembatan penyeberangan. Dan di ujung jembatan langsung terhubung dengan pintu masuk Big C di lantai 2. Ga perlu turun tangga lagi. *anak pemalas


Big C adalah surganya makanan enak dan murah. Tentunya kita beli Tao Kae Noi yang lagi diskon.  135 B dapat 2, sementara harga satuannya 79 B. Buah-buah potong juga menggoda iman karena harganya jauh lebih murah daripada di jakarta. Dan yang paling favorit adalah es krim Milo dan Kitkat yang lezatnya tiada dua.
Dan Tiba-tiba sekarang aku merindukan es krim Milo. :(
Setelah puas jajan di Di big C, kita langsung keluar untuk cari jajanan pasar. Tapi belum sampai di Univ Ramkhamhaeng, satu gang setelah Huamark, kita nemu ada pasar lokal gitu. Dan di sana ternyata juga banyak yang jual makanan HALAL!

Tipsnya, kalau kalian tidak makan B2, perhatikan gerobak penjual makanannya. Kalau ada logo bulan dan bintang, itu berarti makanan yg dia jual halal!



Kalap banget kita jajan di sana. Ada sate-sate bakar seharga 5-20 B, Ayam goreng 40 B, Jus buah 20 B, sate cumi bakar 10 B, dan the ultimate martabak pisang (kalau ga salah 30 B)!

Semua makanan ini kita bawa dan nikmati di hotel.
Walaupun ga jadi ke Pasar Malam tapi udah puasss banget.

Sayangnya hari ini kami belum nemu Mango Sticky rice.

Tenang, Masih ada 7 hari lagi! Sampai ketemu besok!

***

CONVERSATION

0 COMMENTS:

Posting Komentar

Jika punya pertanyaan, silakan post Comment di bawah ^^

Back
to top